Dalam ajaran Islam, pembahasan mengenai hubungan antara lingkungan dan manusia bukanlah pembahasan yang baru. Islam mengatur hubungan manusia dan alam agar seimbang dan selaras. Terlebih lagi manusia berperan sebagai khalifah di muka bumi, sehingga harus bersikap bijak terhadap kehidupan dan lingkungan di sekitarnya. Ada pula nilai-nilai dasar Islam yang menganjurkan untuk hidup dengan prinsip syukur dan secukupnya yang sejalan dengan prinsip gaya hidup sustainable.
Hubungan antara Islam dan lingkungan ini menarik untuk dibahas lebih lanjut, terlebih lagi untuk keberlanjutan lingkungan yang harus disadari oleh para Buibu dan Manteman. Maka untuk mengulik lebih lanjut hubungan Islam dan lingkungan, Buibu Baca Buku Book Club melakukan kolaborasi dengan Cleanomic untuk mengulas buku ‘Islam dan Lingkungan’ karya Prof. Quraish Shihab. Kegiatan bincang buku ini diselenggarakan pada hari Rabu, 13 Maret 2024 secara daring melalui Instagram Live.
Kegiatan bincang buku berlangsung selama satu jam, dimoderatori oleh Kak Puty Puar sebagai perwakilan dari Buibu Baca Buku Book Club dan Kak Denia Isetianti, founder Celanomic sebagai tamu acara. Dalam satu jam Kak Puty dan Kak Denia membahas lebih dalam keterkaitan antara Islam dan lingkungan. Bagaimana peran pemimpin dan pemuka dalam menghadapi krisisi iklim hingga tips aksi ramah lingkungan di bulan Ramadan. Berikut ini reportase yang bisa Buibu dan Manteman simak untuk memahami bagaimana menjaga lingkungan dalam perspektif Islam.
Buku ‘Islam dan Lingkungan’ ditulis dalam rangka menyambut konferensi internasional tentang lingkungan hidup dan perubahan iklim yang diselenggarakan oleh Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) yang beranggotakan sejumlah ulama dan cendekiawan muslim. Pada buku ini banyak membahas peran manusia sebagai khalifah dalam menyayangi bumi. Bagi Buibu yang penasaran dengan isi buku ‘Islam dan Lingkungan’, dapat membaca ulasannya pada unggahan berikut ini.
Sebagai umat muslim yang berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, kita perlu menyadari bagaimana cara merawat lingkungan sekitar untuk keberlanjutan hidup ke depannya. Hal ini bisa dimulai dengan mempelajari bagaimana perspektif Islam dalam memakmurkan lingkungan. Sampai jumpa di bincang buku selanjutnya!
