ditulis oleh Content Team, Theresia Ratna

Pada 13 Desember 2025 di Perpustakaan Nasional, Buibu Baca Buku Book Club berkolaborasi dengan Wonderful Team menggelar kegiatan RUMAH (Ruang Aman Membaca Harian) yang bertajuk “Literasi Iklim dan Transisi Energi”. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan anak-anak dan orang tuanya yang bersemangat untuk mengeksplorasi isu lingkungan dan energi melalui serangkaian aktivitas yang menyenangkan!

Membangun Kebiasaan Membaca dalam Keluarga

Sesi pertama kegiatan ini diisi oleh Kak Dela Criesmayanti dari Wonderful Team yang menyampaikan kepada para orang tua pentingnya kegiatan membaca dan bagaimana membangun kebiasaan membaca di rumah. Kak Dela menekankan bahwa menanamkan minat baca pada anak pastinya jauh lebih bermanfaat dibandingkan membiarkan mereka bermain gadget. Orang tua dapat membangun kebiasaan membaca ini dengan mempraktikkan metode membaca nyaring (read aloud) bagi anak-anaknya. 

“Kuncinya adalah konsistensi, bukan durasi. Cukup luangkan waktu 10 menit setiap hari untuk membiasakan anak dekat dengan buku. Pilih waktu yang paling sesuai dengan ritme keluarga, misalnya sebelum tidur atau saat makan bersama” – Dela Criesmayanti

Saat melakukan read aloud, Kak Dela juga menyarankan orang tua untuk memberikan pertanyaan terbuka mengenai alur cerita dari buku yang dibacakan. Hal ini sangat efektif untuk melatih pemahaman dan daya kritis anak.

Pada kesempatan ini, Kak Dela juga melakukan praktik langsung read aloud dengan membacakan buku Seri Keluarga Panik: Cita-Cita Penyelamat Bumi. Melalui cerita ini, anak-anak dikenalkan dengan solusi berupa energi terbarukan dan pekerjaan hijau (green jobs) sebagai cara untuk menyelamatkan masa depan bumi yang mengalami krisis lingkungan.

Menjelajah Energi Terbarukan dengan Merakit Solar Panel

Suasana semakin bersemangat saat Kak Amalia Novianti dari Buibu Baca Buku mengawali sesi kedua dengan mengajak anak-anak untuk gerak lagu bertema energi. Anak-anak sangat antusias mengikuti arahan Kak Amel yang juga mengenalkan konsep dasar mengenai perbedaan energi terbarukan dan energi yang dapat habis dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. 

Puncak keseruan adalah aktivitas Bookish Play dimana anak-anak bereksperimen langsung untuk merakit Mini Solar Panel. Anak-anak dibagi kedalam 5 (lima) kelompok yang masing-masing didampingi orang tua dan fasilitator dari panitia. Kak Amel dengan telaten memandu anak-anak merakit mini solar panel mulai dari memperkenalkan tiap komponen kit, memasang balok kayu pada papan, menempelkan panel surya diatas balok, memasang konektor, kipas dan dinamo, serta menghubungkan kabel panel ke kipas. Setelah terpasang, anak-anak dapat mencoba panel surya tersebut di bawah cahaya matahari untuk melihat energi surya bekerja untuk menggerakkan kipas.

Aktivitas ini membantu anak memvisualisasikan transisi energi secara nyata, mengubah “kepanikan” akan masa depan bumi menjadi aksi belajar yang seru. Ini adalah langkah awal menanamkan cita-cita ramah lingkungan melalui literasi yang interaktif dan menyenangkan bagi anak dan keluarga.

Terima kasih atas antusiasme luar biasa dari para kolaborator dan peserta yang hadir! Senang sekali melihat anak-anak bersemangat belajar tentang energi masa depan melalui cara yang interaktif. Mengakhiri kegiatan kali ini, seluruh peserta mendapatkan paket edukasi berupa buku Seri Keluarga Panik serta mini solar panel kit yang sudah dirakit pada saat acara. Sampai jumpa di kegiatan BBB Bookclub selanjutnya! Ikuti terus update terbaru di Instagram @bbbbookclub.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.