Ditulis oleh Content Team, Gita Laras W

Akhir dari Perjalanan Belajar

Buibu dan Manteman yang penasaran dengan prosesnya, bisa mampir ke post kami yang satu ini yaaa:

Beragam ide dan solusi yang diangkat dalam capstone project mencerminkan kepedulian sekaligus kreativitas para peserta dalam menghadapi isu lingkungan dan krisis iklim. Beberapa di antaranya mencakup upaya pencegahan pembakaran sampah lintas komunitas, pengelolaan sampah tekstil di tingkat rumah tangga, hingga pengembangan kebun komunal sebagai solusi pengolahan sampah organik. Selain itu, terdapat pula inisiatif yang berfokus pada ketahanan keluarga terhadap bencana, edukasi keluarga untuk meningkatkan kepedulian terhadap laut, serta penguatan kembali sistem bank sampah berbasis komunitas.

Presentasi, Talkshow, Hingga Networking

Pada acara Fellows Graduation & Community Networking ini, kesepuluh BCLs berkesempatan untuk mempresentasikan project mereka kepada khalayak yang lebih luas. Presentasi para BCLs pun mendapat sambutan hangat dari para hadirin yang terdiri dari komunitas, CSO, NGO, hingga pihak kementerian dan lembaga. Ide-ide yang disampaikan tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga diharapkan mampu menjadi inspirasi dan mendorong aksi nyata di lingkungan masing-masing.

Diskusi dalam acara ini semakin kaya melalui sesi talkshow bersama dua tokoh perempuan inspiratif yang sudah lama malang melintang dalam gerakan iklim. Ada ibu Amanda Katili Niode, Ph.D (Direktur The Climate Reality Project Indonesia dan penulis buku bertema iklim, lingkungan, dan sustainability) dan Ibu Hening Parlan (Aktivis, Fasilitator Interfaith Rainforest Initiative, dan Vice of Env Council of PP Muhammadiyah). Keduanya membagikan perspektif tentang pentingnya peran perempuan, khususnya di tingkat akar rumput, dalam mendorong aksi iklim sekaligus mempengaruhi arah kebijakan publik. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan tips praktis tentang bagaimana menyeimbangkan waktu dan energi dalam memimpin gerakan iklim di tengah berbagai peran yang dijalani sebagai perempuan.

Suasana acara semakin hangat dengan sesi community networking, makan siang bersama dan kegiatan book swap. Melalui sesi ini, para peserta tidak hanya bertukar buku, tetapi juga memperluas wawasan serta mempererat jejaring dengan sesama komunitas.

Awal dari Gerakan yang Lebih Besar

Fellows Graduation & Community Networking sebagai kegiatan penutup dari rangkaian program fellowship Politics & Policy Literacy for Mothers bukanlah sekadar akhir, tetapi juga menjadi awal dari langkah nyata para perempuan untuk terus bergerak, membawa perubahan, dan berkontribusi dalam menghadapi tantangan krisis iklim.

Terima kasih untuk kesepuluh BCLs yang sudah meluangkan waktunya untuk belajar dan menginisiasi program-program komunitas yang seru, juga kepada Think Policy sebagai partner dalam project ini. Semoga akan hadir lebih banyak ibu penggerak dan komunitas yang suaranya didengar dan berpengaruh pada pembuatan kebijakan publik, tidak hanya dalam isu iklim, tapi juga dalam aspek kehidupan lainnya.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.