ditulis oleh Content Team, Safira Pratiwi
Minggu pagi di Tebet Eco Park terasa sedikit lebih ramai. Di antara pepohonan dan cahaya matahari yang cukup terik, sekelompok ibu dan anak berkumpul dalam satu lingkaran kecil – duduk diatas tikar, memegang buku dan mendengarkan penjelasan dengan serius.

Hari itu, 3 Mei 2026, BBB Book Club berkolaborasi dengan Enter Nusantara, Komik Ibu, dan The Good Chat Asia untuk mengadakan kegiatan bertajuk Solar Powered Picnic. Melalui kegiatan ini, BBB menghadirkan pengalaman membaca dan eksplorasi energi terbarukan yang menyenangkan.
Belajar di Taman
Memasuki area kegiatan, suasana sudah cukup ramai. Tim dari Enter Nusantara sedang sibuk menyiapkan perangkat demonstrasi panel surya. Di area yang sudah digelar tikar, beberapa ibu dan anak yang sedang menyantap snack, ada yang sedang asik membaca buku dan ada juga yang sedang mengobrol menunggu acara dimulai.
Kegiatan dibuka dengan perkenalan dan penjelasan singkat isi kegiatan hari itu. Anak-anak diajak mengikuti sesi read aloud dengan buku Cita-cita Penyelamat Bumi dari Seri Keluarga Panik, sementara para ibu bisa menikmati sesi silent reading dengan buku masing-masing.
Sesi read aloud berlangsung dengan penuh antusiasme. Anak-anak mendengarkan dengan seksama, menjawab pertanyaan dengan semangat dan terlibat aktif sepanjang cerita. Setelah read aloud, ada penjelasan dari tim Enter Nusantara tentang panel surya dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mengenal Energi Terbarukan Lewat Mesin Es Krim
Setelah sesi membaca selesai, kegiatan berlanjut dengan penjelasan dari tim Enter Nusantara mengenai panel surya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Penjelasan ini dibagi menjadi 3; pengenalan alat-alat panel surya, demonstrasi penyaluran energi surya mesin es krim, serta penggunaanya pada charging station.
Secara sederhana, panel surya bekerja dengan menyerap cahaya sinar matahari yang mengenai panel surya. Cahaya matahari yang ditangkap menghasilkan arus searah nantinya mesin inverter akan merubah arus searah menjadi arus bolak-balik yang menjadi energi listrik untuk digunakan. Menariknya, panel surya tetap bisa digunakan walau langit sedang tidak cerah.
Konsep yang sebelumnya terasa abstrak bagi anak-anak bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan terutama saat energi matahari digunakan untuk menyalakan mesin pembuat es krim. Dari proses ini anak-anak dapat melihat secara langsung bagaimana energi terbarukan bekerja dan dapat dinikmati dalam bentuk es krim coklat.
Di sela-sela penjelasan, tim Enter Nusantara juga berbagi cerita tentang desa di Lombok yang tidak mendapatkan akses listrik selama seminggu. Hingga akhirnya tim Enter Nusantara memasangkan panel surya di masjid desa tersebut yang sangat membantu warga sekitar. Dari sini kita tahu bahwa energi bukan hanya teknologi, tapi juga tentang akses dan kebutuhan dasar yang tidak selalu merata.
Pengalaman Kecil yang Berkesan

Kegiatan ini terkesan sederhana; piknik di taman, baca buku dan makan es krim. Tapi, dari sudut pandang anak, kegiatan ini memberikan kesan yang menyenangkan. Antusiasme mereka terhadap buku yang dibacakan, serta rasa ingin tahu terhadap energi terbarukan menunjukan proses belajar yang alami.
Kegiatan Solar Powered Picnic ini menjadi pengingat bahwa proses belajar bisa suasana yang santai dan menyenangkan, anak-anak bisa menyerap banyak hal bahkan tanpa mereka sadari. Justru pengalaman kecil ini bisa membentuk kebiasaan baik.
Mau lihat lebih banyak keseruannya? Simak video pendeknya di sini:
Juga liputannya di LokaTV berikut ini:
Terima kasih untuk seluruh Buibu dan Manteman, dan kolaborator yang sudah ikut menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di kegiatan Solar Powered Picnic. Semoga kegiatan kecil ini bisa menjadi ruang tumbuh untuk anak-anak, orang tua serta komunitas. Sampai bertemu lagi di kegiatan BBB berikutnya ya.








