Pada 19 Juli 2026 lalu, ITDP Indonesia mengadakan sebuah kegiatan seru untuk mengetahui apa kata anak soal kota impian mereka. Kegiatan bertajuk Berpetualang Membuat Kota Ajaib Jadi Nyata ini diselenggarakan di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan dan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah sesi untuk anak yang diisi dengan aktivitas read aloud dan menggambar, dan sesi kedua berupa diskusi publik bersama anggota komunitas dan perwakilan pemerintah yang terbuka untuk umum.
Kata Anak Soal Kota Impian Mereka
Di sesi pertama ini, anak-anak berusia 9 – 12 tahun diajak untuk mendengarkan pembacaan buku Petualangan Setya dan Tara di Kota Ajaib oleh Amalia Novianti (BBB Book Club) terlebih dahulu. Setelah selesai, anak-anak diminta untuk menggambarkan kota ajaib versi mereka. Saat anak-anak menceritakan tentang karya mereka, banyak sekali ide menarik yang muncul, seperti mobil bertenaga surya, kota yang ramah hewan peliharaan, toko kue yang buka 24 jam, dan lain-lain.
Sementara anak-anak menggambar, ibu-ibu diajak untuk mengisi waktu dengan membaca senyap dan mendiskusikan bacaan bersama BBB Book Club.
Kredit foto: ITDP Indonesia
Diskusi Publik Tentang Kota: Bagaimana Mewujudkan Kota Ramah Anak?
Pada sesi kedua yang berlangsung setelah jam makan siang, peserta diajak untuk berbincang dalam diskusi bertajuk Mewujudkan Transportasi Jakarta Ramah Anak. Diskusi yang dipandu oleh Widyarini Weningtyas (Dosen Teknik Sipil ITB dan inisiator NaviStation) ini membahas tentang bagaimana perspektif anak dan pengasuh dapat menjadi bagian dari perencanaan transportasi dan kota yang lebih berkelanjutan.
Yustinus Prastowo (Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta), Deliani Siregar (Deputy Director ITDP Indonesia), dan Puty Puar (Founder dan Executive Director Buibu Baca Buku Book Club) hadir sebagai narasumber. Dalam diskusi ini, dibahas bagaimana mewujudkan kota ramah anak harus melibatkan berbagai pihak. Banyak kelompok masyarakat yang perlu didengar pendapatnya, terutama anak dan pengasuhnya. Pemerintah juga perlu bekerja sama dengan institusi yang melakukan studi dan rekomendasi terkait transportasi dan tata kota.
Senang sekali rasanya bisa berkegiatan di taman kota di akhir pekan. Semoga menjadi pengalaman menyenangkan untuk peserta, dan menjadi awal dalam proses mewujudkan kota yang ramah untuk anak!
Sampai bertemu lagi di agenda lainnya!









